Senin, 10 Oktober 2016

Pizza di Negeri Hijau

Apa yang terbersit di pikiran anda, jika saya sebutkan kata Libya ?

Muammar Qaddafi ?
Para bodyguard super cantik ?
Ladang Minyak ?
Timur Tengah ?
Afrika Utara ?
Negeri Hijau ?

Semua jawaban diatas, ada benarnya. Tapi kali ini saya tidak ingin membahas point-point diatas. Saya ingin membahas, salah satu kudapan yang biasa menjadi sajian warga Libya. Jika anda jalan-jalan di pinggiran kota Libya, maka akan anda temukan Pizzeria bertebaran dimana-mana. Pizzeria adalah istilah untuk menyebut toko atau kedai yang menjual khusus makanan Pizza. Kalau di Indonesia bisa seperti gerai Pizza Hut. 

Pizza yang dijual di Pizzeria menawarkan berbagai macam varian rasa, dengan harga yang super murah. Karena memang sangat sederhana. "Hanya" roti pizza yang berdiameter 10-15 cm, dengan topping "äla kadarnya"., tentunya tak pernah ketinggalan bubuk origano dan basilnya, plus keju Mozarella yang meleleh di lidah. Tapi soal rasa, sangat nikmat untuk ukuran harga yang gak bikin kantong bolong. Satu pizza mini, hanya merogoh kocek 4000-an per-bji. Murah banget kan..? Makanan ini terbilang merakyat di negara Libya. Anda tahu mengapa ? Karena Libya adalah negara jajahan Italia. Dan Pizza berasal dari Italia. Agar tulisan ini lebih bemanfaat, saya akan tuliskan sejarah singkat Pizza, yang saya dapat dari beberapa referensi.

Pizza berasal dari kata pizza (bahasa Itali) yang biasanya berarti : kue,tart, atau pie Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kue ini lahir di Italia sekitar tahun 1600M, tapi ada juga versi yang mengatakan sejak tahun 1400M. Pada mulanya pizza tidak memakai keju dan tomat,sampai pada tahun 1889M.

Di tahun tersebut, seorang pembuat roti bernama Raffaele Esposito dan istrinya ingin memberikan pizza kepada ratu Italia yang bernama Ratu Margherita Savoia. Nah, karna termasuk pemberian special, Raffael menghiasi Pizza dengan warna bendera Itali. Dia menambahkan tomat yang berwarna merah,keju mozzarella yang berwarna putih,dan daun basil (versi lain mengatakan paprika). So, varian makanan warna-warni yang diatas pan pizza itu sebenarnya ilham dari bendera Italia.

Kalau kisahnya pizza bisa sampai di kenal luas di USA itu sebenarnya bermula dari komunitas Italia yang ada di New York. Imigran Italia mengenalkan makanan mereka ini pada warga asli, ternyata warga USA kesengsem dengan pizza. Akhirnya pada tahun 1905 mulailah bertebaran pizzeria di kota New York.Bisnis Pizza ini semakin booming di USA usai perang Dunia II. Agar rasanya cocok dengan lidah orang Amerika,mereka menambah topping pizza dengan mushroom, sosis, daging  dll.

Gimana, udah faham kan Sejarah pizza seperti apa dan mengapa banyak sekali ditemukan Pizzeria di Italia ? Kalau anda menghayati tulisan ini, pasti anda akan mengingat postingan ini saat menikmati Pizza. :). Jika tidak terbiasa menikmati pizza di gerai pizza, kenapa tidak mencoba untuk membuat sendiri. Gampang kok asal mau mencoba. Selamat berkreasi dengan pizza di dapur ! :)


Terima kasih untuk "Kaycee", yang memberikan inspirasi pada tulisan ini :)

2 komentar:

  1. pizza disini harganya mahal. lebuh mudah beli KFC

    BalasHapus
  2. Wow. Jadi penasaran ke Malay. Kebetulan ada bbrpa kawan yg kenal di sana :).

    BalasHapus